Mangodeng

Portal Informasi Tajam dan Teraktual Sepanjang Masa

Samsung Pastikan Bakal Buka Pabrik Baru di Amerika

Samsung beberapa waktu terakhir membenarkan perihal gagasannya untuk buka pabrikan anyar di negeri paman Sam. Seseorang Jubir vendor waktu di konfirmasi CNN Money tempo hari mengatakan, sekarang ini Samsung masih tetap dalam step diskusi awal berkaitan pembukaan pabrik yang menghasilkan perlengkapan rumah tangga (home appliance) di AS. Terlebih dulu, dijelaskan kalau ketentuan Samsung bikin pabrik di AS adalah efek dari desakan Presiden Trump.

 

f:id:mangodeng:20170313022711j:plain

 

Trump saat itu menyampaikan bakal memperbarui regulasi berkaitan investasi di negara Adi Daya itu. Maksudnya yaitu mendorong investasi serta membuat lapangan pekerjaan baru untuk warga AS. Waktu Samsung belum memberi konfirmasi, Trump bahkan juga telah mengatakan selamat datang di Amerika Serikat pada Samsung lewat akun Twitter-nya. Terima kasih Samsung, kami bakal begitu suka menyambutmu. Walau demikian, Samsung seakan menyatakan kalau ketentuan untuk buka pabrik di Amerika telah dipikirkan bebrapa masak, jauh sebelumnya Trump dipilih jadi Presiden AS. Samsung mulai meninjau pentingnya manufaktur di Amerika Serikat mulai sejak awal musim gugur lantas untuk meyakinkan kalau perusahaan dapat berikan service paling baik untuk pelanggan kami.

Pada saat yang sama, The Wall Street Journal melaporkan kalau Samsung akan berinvestasi sekitaran US$ 300 juta atau setara Rp 4 triliun untuk pabrik baru samsung di AS. Dengan nilai investasi itu, diprediksikan akan ada 500 pekerjaan baru untuk warga AS. Terkecuali Samsung, CEO Intel sempat juga mengungkap gagasannya untuk menginvestasikan dana US$ 7 miliar (setara Rp 93,3 triliun) untuk satu pabrik di Arizona. Juga sekian dengan Amazon yang berusaha membuat 100 ribu lapangan pekerjaan baru di Amerika Serikat.

Pada segi lain, rival Samsung, Apple juga memperoleh suntikan dana penambahan sebesar US$ 1 miliar (Rp 13,3 triliun) dari Japan SoftBank Group yang memanglah sudah mempunyai prinsip berinvestasi di AS.